6 Cara Mengobati Penyakit Campak pada orang Dewasa

Campak merupakan jenis penyakit yang dapat terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa. Penyebab campak adalah infeksi virus yang terjadi di saluran pernapasan.

Pada kondisi gangguan pernapasan tertentu tim medis akan melakukan tindakan pafikeerom, yaitu tindakan yang dilakukan saat darurat untuk menyelamatkan pasien.

Gejala penyakit Campak

Gejala campak hampir mirip dengan flu, yaitu panas, demam, batuk dan pilek, namun ciri yang paling khas adalah muncul ruam di seluruh kulit.

Penderita dapat mengalami kenaikan suhu hingga 41 derajat Celcius. Cukup banyak yang bertanya campak apakah menular.

Campak merupakan jenis penyakit yang dapat menular melalui kontak langsung maupun penyebaran virus melalui udara.

Penderita campak sebaiknya mengisolasi diri agar tidak menyebar ke orang yang ada di sekitarnya.

Cara Mengobati Campak pada Orang Dewasa

Cara Mengobati Penyakit Campak pada orang Dewasa
Cara Mengobati Penyakit Campak pada orang Dewasa

Pengobatan campak pada orang dewasa hampir sama dengan pasien anak-anak.

Seperti jenis penyakit yang disebabkan oleh virus lainnya, penderita campak dewasa dan anak-anak tidak harus mendapat pengobatan karena penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya.

Namun ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan untuk meringankan gejala dan rasa sakit yang dialami oleh pasien.

Beberapa cara mengobati campak pada orang dewasa antara lain:

1. Istirahat

Pasien campak harus mendapat istirahat yang cukup. Tujuannya agar sistem imun dalam tubuh bisa lebih kuat untuk melawan infeksi yang disebabkan virus campak.

2. Batasi kontak

Penderita campak harus membatasi kontak untuk menghindari terjadinya komplikasi sehingga proses penyembuhan ruam yang dialami lebih cepat.

Karena campak dapat menular, sebaiknya penderita tidak menggunakan alat makan dan perlengkapan lain secara bergantian dengan anggota keluarga.

3. Makan makanan bergizi

Untuk melawan virus penyebab campak, kekebalan tubuh sangat penting. Imunitas atau kekebalan tubuh dapat meningkat dengan konsumsi makanan bergizi.

Selain makan, sebaiknya pasien juga menambah dengan konsumsi suplemen, terutama vitamin A yang bagus untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

4. Cukup minum

Selama mengalami demam, panas atau diare sebagai akibat dari perkembangan virus campak, pasien bisa kehilangan banyak cairan.

Pastikan minum air putih dalam jumlah cukup agar tidak mengalami dehidrasi.

5. Obat pereda nyeri

Rasa nyeri karena campak bisa sangat mengganggu pasien. Untuk meminimalkan, pasien bisa mengkonsumsi obat pereda nyeri yang tersedia di apotek, seperti paracetamol.

6. Uap air hangat

Penderita campak rentan mengalami rasa sakit karena pilek, batuk dan hidung tersumbat. Gejala ini perlu segera diatasi.

Pasien bisa memakai uap air hangat atau humidifier agar kelembaban udara dapat terjaga.

Selain itu, sebaiknya juga menghindari paparan sinar matahari yang dapat menyebabkan sakit pada mata, terutama untuk yang sensitif dengan sinar matahari.

Gangguan pernapasan yang dialami sebagai indikasi terjangkit penyakit campak cukup mengganggu.

Ini yang menjadi salah satu alasan tim medis melakukan tindakan pafikeerom. Penyakit campak dapat dengan mudah menular pada orang dewasa dan anak-anak.

Upaya pencegahannya dengan meningkatkan kekebalan tubuh dan menghindari kontak dengan pasien.

Tinggalkan komentar